Lebih Manis daripada Madu Lebih Berharga dari Berlian Dasar Laut

Alhamdulillah ya Allah... Orang-orang yang menanamkan nama-Mu dihati nya, adalah orang-orang baik nan tulus. Tidak pernah aku merasakan ukhwah senikmat ini. yang lezatnya melebihi buah anggur, yang segarnya melebihi bulir-bulir hujan. Terimakasih... Engkau telah menyatukan hati kami. Engkau telah berikan kepada kami karunia iman yg luar biasa besarnya. Sehingga, kami dapat merasakan perasaan saudara2 kami yang lain. Sehingga kami dapat mengerti maksud isi hati. Sehingga kami dapat menopang amanah bersama-sama.
Aku adalah kelebihan dari kekurangan mereka. Dan mereka adalah kelebihan dari kekurangan ku. Kami saling menutupi lubang-lubang dalam diri kami.
Awalnya, aku tidak begitu mengerti, selalu membatin, bahwa semuanya sama saja. Tidak ada yang berbeda. Kita hidup dalam bayang-bayang ego. Kita hidup dengan ribuan topeng kepribadian. Itulah pikiranku saat itu. Namun, ternyata yg ku hadapkan tidak sesuai dengan apa yg ku pikirkan. Saat semuanya memulai sesuatu mengatasnamakan nama Mu ya Allah.... Saat tujuan kami adalah menggapai Ridho Mu ya Allah... Saat kami bersatu ya Allah.......
Saat itu lah, ukhuwah itu muncul. Datang dengan manis yang manisnya melebihi manis madu. Dengan lembut menyapa kami. Saat itulah batu aku tersadar. Ikatan ini lebih berharga dari berlian didasar laut sekalipun.
Dari mereka aku belajar banyak. Belajar sebuah pelajaran yang tidak akan pernah ku dapatkan diluar sana.
Aku menyayangi mereka karna Mu, ya Robb...
Ikatkan hati kami. Kuatkanlah ikatannya. Teguhkan dijalan Mu yaa Robb ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Labil

Sesal

Seminar CORPUS LINGUA