Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Diam-Diam Mencinta

Banyak orang yang beranggapan bahwa, dirinya lah yang paling dapat mencintai. Paling dapat membuat bahagia. Paling dapat melakukan yang terbaik untuk saudara seimannya. Banyak orang yang melebeli dirinya sebagai orang yang paling tahu. Orang yang paling megerti, orang yang paling faham tentang saudara seimannya. Namun, pernahkah kita mendoakannya? mendoakannya diam-diam? mendoakan kebaikan kepadanya, mendoakan keberkahan hidup untuknya? Dalam sebuah hadist riwayat muslim, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ. كُلَّمَا دَعَا ِلأَخِيْهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِيْنَ. وَلَكَ بِمِثْلٍ. Do’a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada Malaikat yang menjadi wakil baginya. Setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah ke...